FTP merupakan jenis protokol yang tugasnya menjadi perantara untuk pertukaran data komputer dengan server dengan bantuan dari jaringan internet. FTP bisa memfasilitasi untuk aktivitas seperti mengunggah, mengunduh, dan menghapusnya. Ada juga FTP Backup yang berfungsi untuk mem-backup file dan database dari website Anda.

Saat ini, ada sebuah aplikasi yang memungkinkan export database secara otomatis. Aplikasi tersebut bernama Mysql Bakcup FTP atau kerap juga disingkat sebagai MysqlBF. Aplikasi ini akan memudahkan Anda meng-konfigurasi dan dilengkapi berbagai fitur yang bisa digunakan.

Aktivitas yang Dapat Dilakukan dengan Mysql Backup FTP

Mysql Backup FTP merupakan tools yang berbentuk GUI  yang dapat dijalankan di atas OS Windows yang bisa melakukan backup secara terjadwal  serta bisa mem-backup file serta folder lokal.

Selain itu, ada aktivitas lain yang bisa dilakukan, diantaranya :

  1. Kompresi serta enkripsi file yang sudah di-backup.
  2. Menyimpan hasil backup pada folder jaringan, cloud, ataupun server
  3. Menghapus cadangan yang telah lama.
  4. Mengirimkan konfirmasi email mengenai gagal atau berhasilnya tugas.

Keunggulan Backup FTP MySql

Ada beberapa kelebihan dari Backup FTP MySql ketimbang jenis aplikasi lainnya. Diantaranya :

  1. Dapat melakukan backup melalui laman phpMyAdmin Export. Anda hanya membutuhkan URL PhpMyAdmin serta akses agar bisa masuk ke dalamnya.
  2. Hasil cadangan pada MySql bisa dilihat dalam beberapa server melalui log web.
  3. Ada versi gratisnya untuk satu atau dua database di PhpMyAdmin.

Cara Backup Data Menggunakan Aplikasi FTP MySql

Backup FTP MySql ini hanya dapat menyimpan beberapa file PHP, HTML, serta folder dari website yang Anda miliki. Namun, sebelum men-download-nya, Anda butuh phpMyAdmin dengan cara berikut ini:

  1. Masuk pada phpMyAdmin dengan menggunakan cPanel.
  2. Kemudian, pilih lah database yang ingin di-backup.
  3. Selanjutnya, klik menu Export.
  4. DI bagian “Export Method”, sila pilih “Quick” agar semua tabel ter-download. Jika akan memilah tabel mana yang akan di-download, sila pilih “custom”. Di bagian “format”, pilih SQL dan klik Go.
  5. Setelah itu, save file .sql pada komputer lokal yang Anda miliki. Tunggu lah sampai proses download file .sql hingga selesai. Proses backup database pun sudah rampung.
  6. Jika Anda akan melakukan restore, semisal apabila suatu saat database mengalami corrupt, maka Anda hanya perlu menghapus semua tabel pada database tersebut. Selanjutnya, klik “import”, lalu pilih file .sql dari backup yang sudah pernah dilakukan, lalu klik “Go” untuk memulai proses import.

Kapan Backup Data Dibutuhkan?

Backup database sebenarnya dibutuhkan apabila suatu saat website tidak berjalan dengan baik. Sehingga, Anda harus melakukannya secara berkala. Paling tidak, Anda bisa melakukannya seminggu sekali. Sedangkan backup FTP bisa dilakukan ketika ada perubahan pada website semisal saat melakukan proses upgrade, dan sebagainya.

Itulah cara untuk mem-backup database melalui aplikasi MySql. Semoga dapat membantu Anda merawat website dan mencegah hal yang tidak diinginkan.

Author

Write A Comment